
Narwastu.id – Pada Selasa, 8 September 2026 lalu empat orang cendekiawan yang giat melayani di Gereja HKBP di wilayah DKI Jakarta bertandang ke kantor Redaksi Majalah NARWASTU. Keempatnya, St. Reinhard Lumban Gaol (HKBP Slipi), St. Tongari Sianturi (HKBP Sudirman), St. Rodlany Tobing (HKBP Kelapa Gading) dan St. Adiosen Purba (HKBP Taman Mini). Kunjungan keempatnya diterima Pemimpin Umum/Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos. dan tim. Mereka ada yang berprofesi pengacara, pebisnis, aktivis ormas dan profesional tapi aktif melayani di gereja.

Kunjungan mereka cukup menarik dicermati. Pasalnya, pada Sabtu, 5 September 2026 lalu mereka sudah lebih dulu menggelar sebuah acara seminar di Graha Oikoumene PGI, Jakarta, tentang tata cara pemilihan Ephorus HKBP. Mereka merekomendasikan agar pemilihan Ephorus HKBP tahun depan (2027) bisa diadakan dengan sistem “manjomput nasinurat” atau sistem undi. Jadi berbeda dengan sistem pemilihan sekarang, yakni pemungutan suara terbanyak. Hampir satu setengah jam mereka bertukar pikiran atau berdiskusi, dan sering pula terdengar derai tawa dalam diskusi tersebut sembari menyeduh kopi.
Ternyata keempat tamu itu selama ini juga mengikuti eksistensi Majalah NARWASTU, baik dalam bentuk media cetak maupun program siniar atau podcast. Di akhir pertemuan bersama keempat figur yang bisa dianggap cendekiawan, karena mereka pemikir, independen dan terbuka memberi solusi, mereka berdoa. Jonro meminta Pak Reynhard Lumban Gaol yang memanjatkan doa. Bagi Tim NARWASTU, kunjungan tamu seperti ini sudah tak asing lagi. Karena kantor media pun adalah tempat berdiskusi, bertukar informasi dan wadah kaum intelektual guna menyampaikan ide dan aspirasi. SH
























