PDS Pembaharuan Tetapkan Kepengurusan Nasional

40
PDS Pembaharuan (PDSP) mengadakan Munas pada Kamis, 18 Desember 2025 di Jakarta.

Narwastu.id – Partai Damai Sejahtera Pembaharuan (PDSP) pada Kamis, 18 Desember 2025 telah menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) di kawasan Pangkalan Jati Pondok Labu, Jakarta Selatan. Munas ini berlangsung dengan aman, tertib dan demokratis serta menghasilkan sejumlah keputusan strategis bagi arah organisasi partai ke depan. Sidang Munas dipimpin oleh Ketua Pimpinan Sidang Tetap, Nala Ginting, S.Kom, yang didampingi oleh anggota pimpinan sidang Leni Sihite dan Vecki Waworuntu. Sidang diawali dengan kebaktian pembukaan yang dibawakan oleh Pdt. Jimmy Polii, yang merupakan salah satu pendiri PDSP. Dalam khotbahnya ia menuturkan, jangan takut berpolitik, berpolitik santun dan penuh kasih perlu diterapkan supaya umat Kristen pada umumnya dapat didukung aspirasinya. Munas dihadiri oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dari 38 provinsi dan memenuhi kuorum yang disyaratkan.

Berdasarkan hasil sidang pleno Munas, ditetapkan susunan kepengurusan nasional Partai Damai Sejahtera Pembaharuan. Munas secara resmi menetapkan Hendrik R.E. Assa, S.H., M.A., M.H. sebagai Ketua Umum Partai Damai Sejahtera Pembaharuan yang terpilih secara aklamasi dengan SK No. 008/Munas/PDSP/XII/2025, serta Dr. Tilly Kasenda sebagai Ketua Dewan Pembina. Munas juga menetapkan Dr. Lukas Kacaribu, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jenderal Partai Damai Sejahtera Pembaharuan.

PDS Pembaharuan (PDSP) hadir untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Ketua umum terpilih, Hendrik R.E. Assa, dalam pernyataannya menegaskan komitmen partai untuk membangun politik yang beretika, tidak menyinggung pihak lain, dan bersinergi dengan siapa pun serta berpihak kepada kepentingan rakyat. “Partai Damai Sejahtera Pembaharuan hadir sebagai kekuatan politik yang mengedepankan nilai keadilan, perdamaian, dan kesejahteraan. Kepengurusan hasil Munas ini akan bekerja secara kolektif dan profesional untuk membangun kepercayaan publik serta memperjuangkan aspirasi masyarakat secara nyata,” ujar Hendrik Assa.

Sekretaris Jenderal terpilih, Dr. Lukas Kacaribu juga menyampaikan, hasil Munas akan segera ditindaklanjuti secara administratif dan organisatoris. “Kami akan segera memproses pengesahan hasil Munas ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Fokus kami ke depan adalah konsolidasi nasional, penguatan struktur partai di daerah, serta penataan sistem organisasi yang transparan dan akuntabel,” tegas Lukas Kacaribu. Pimpinan sidang menyampaikan bahwa seluruh rangkaian persidangan berjalan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai, serta menjunjung tinggi prinsip musyawarah mufakat.

Dengan terselenggaranya Munas ini, Partai Damai Sejahtera Pembaharuan optimistis dapat melangkah lebih solid dan siap mengambil peran konstruktif dalam dinamika politik nasional. PDSP juga memiliki harapan di tahun 2029 dapat mengikuti kontestasi Pemilu dengan perolehan 42 kursi di Senayan, seperti di Pemilu 2004 lalu PDSP (Saat itu Partai Damai Sejahtera) pernah meraih 13 kursi untuk Fraksi PDS di Senayan. NL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here