Aksi Sosial Jelang Natal Nasional 2025

17
Ketua Umum Panitia Natal Nasional Maruarar Sirait.

Narwastu.id – Perayaan Natal Nasional rencananya akan diselenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026. Sebelum menuju puncak perayaan, panitia Natal Nasional 2025 kembali menggelar rapat di gedung Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) pada Jumat, 12 Desember 2025 guna mematangkan sejumlah konsep dari para seksi, mulai dari seksi acara, konsumsi, media, perlengkapan dan dekorasi, keamanan, musik dan yang lainnya. Pada kesempatan tersebut setiap seksi memaparkan tentang sejauhmana persiapannya termasuk dana yang dibutuhkan. Seperti pemaparan yang disampaikan Direktur Utama InJourney, Maya Watono yang ikut ambil bagian dalam seksi perlengkapan.

Suasana acara pertemuan panitia Natal Nasional 2025 di gedung PGI Jakarta.

“Dalam perayaan nanti sebelumnya akan dibuka doa dan juga kata sambutan. Selain itu, melibatkan pengrajin lokal Indonesia (UMKM),” jelasnya. Lebih lanjut pada 25 Desember 2025 akan diadakan aksi sosial dengan membagikan 2.500 nasi kotak dan 4.000 lebih minuman, 200 lebih paket baju anak-anak ke daerah Jakarta Timur, seperti Taman Pintar Pulogadung, Veldrome Rawamangun dan Terminal Pulogadung. Dilaporkan juga beragam kegiatan sosial seperti memberikan bantuan kepada para korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatera (Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara), 10.000 ribu paket sembako (ada 10 titik penyebaran masing masing 1000 paket sembako, 35 ambulance di 10 titik (masing masing titik menerima 3 ambulance), bantuan untuk 8 organisasi Kristen di Indonesia, 10 miliar rupiah untuk renovasi 100 gereja di 38 provinsi di Indonesia, bantuan beasiswa untuk 1.000 orang (masing-masing menerima 10 juta rupiah).

Untuk program beasiswa H. Boy Thohir ikut berpartisipasi dengan memberikan Rp 10 miliar. “Beasiswa akan ditransfer langsung kepada penerima beasiswa dan pendeta akan mengatur. Jadi dananya tidak mampir ke panitia. Selain itu, siapa yang mendapat dan menerima akan diumumkan secara terbuka,” tegas Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) selaku Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait. Memang kegiatan perayaan Natal Nasional 2025 yang dikomandoi Menteri PKP yang akrab disapa Ara Sirait menganut sistem keuangan yang sangat transparan dan dalam penyelenggaraan perayaan Natal Nasional 2025 tidak menggunakan dana dari APBN maupun BUMN.

Natal Nasional 2025 diharapkan membawa damai sejahtera bagi umat Kristiani.

Melainkan seluruh pendanaan Natal Nasional dihimpun melalui gotong royong yang nantinya alokasi dana diarahkan 30 persen untuk perayaan dan 70 persen untuk aksi sosial. Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Sena yang hadir dalam rapat tersebut memberikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan untuk daerahnya. “Ambulance untuk Gereja Katolik dan Kristen, renovasi 10 gereja, paket sembako untuk empat kabupaten (telah dilakukan), beasiswa untuk 100 siswa,” ujarnya.

Advokat senior yang juga duduk sebagai Wakil Seketaris Perayaan Natal Nasional 2025, Dr. Juniver Girsang, S.H. menceritakan tentang dirinya yang turun langsung dalam memberikan bantuan kepada para korban banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Utara. “Kita membagikan kepada masyarakat 1.100 paket (10 titik lokasi) terdiri dari minyak, mie instant, susu, dan makanan-makanan ringan. Sebelum diberikan mereka belum mendapatkan bantuan dari manapun, dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang demikian cepat dari Panitia Natal Nasional,” terangnya.

Bos Lippo Group, James Riady yang hadir pula pada rapat tersebut mempresentasikan aksi kasih yang dilakukannya di Papua khususnya daerah pegunungan. Ia menyebutkan beberapa paket Natal yang diberikan untuk anak sekolah, guru (khusus di pedalaman), pengadaan lampu tenaga surya, paket gizi Natal (keluarga sekitar sekolah) dan radio pendidikan (pendidikan jarak jauh). “Kegiatan yang dilakukan di Papua bukanlah perayaan, akan tetapi kahadiran yang bisa dirasakan. Nantinya akan ada video dan live report sebagai kesaksian nasional, dan mereka bisa berinteraksi langsung dengan Presiden RI,” ujarnya

“Akan ada pembangunan jembatan sebagai warisan Natal bagi generasi berikutnya. Karena Natal adalah jembatan membangun manusia dan yang sedang kita bangun adalah kesaksian nasional yang sederhana dan paling jauh. Jika Natal tidak sampai ke Papua maka ini tidaklah lengkap,” katanya di akhir presentasi.

Hadir pada rapat perayaan Natal Nasional 2025 ini, Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputty (Ketua Umum PGI), Pdt. Darwin Darmawan (Sekum PGI), Pdt. Dr. Jason Balumpapueng (Ketua Harian Panitia Natal Nasional 2025) serta beberapa tamu undangan lainnya. BTY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here