Buku PS SATB “Memberi Teladan Demi Kemuliaan Tuhan” Diluncurkan

155
Suanana acara peluncuran buku "Memberi Teladan Demi Kemuliaan Tuhan" di GKI Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Narwastu.id – Pada Sabtu, 15 Maret 2025 menjadi hari yang tak terlupakan oleh Selma S. Simbolon. Bagaimana tidak, hari itu bertempat di GKI Serpong, Tangerang Selatan, Banten, buku perdananya yang diberi judul Paduan Suara SATB “Memberi Teladan Demi Kemuliaan Tuhan” berisi 20 lagu ciptaannya, diluncurkan oleh Yayasan Musik Gereja (YAMUGER) Indonesia. Semua lagu itu diarransemen secara apik oleh Arnoldus I. Apituley, seorang komposer lagu-lagu rohani yang sudah cukup terkenal di Indonesia.

Peluncuran buku “Memberi Teladan Demi Kemuliaan Tuhan” diadaksn YAMUGER di GKI Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Acara dimulai dengan sambutan masing-masing dari Ketua Panitia Kundrad Wijaya, Majelis Jemaat GKI Serpong sebagai tuan rumah, disampaikan oleh Pnt. Gilbert Sinamo, dan dari Yayasan Musik Gereja disampaikan Pdt. Daniel Zacharias, M.Th. Selanjutnya rangkaian acara dilanjutkan dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Daniel Zacharias, M.Th yang juga Ketua Yayasan Musik Gereja (YAMUGER). Dalam renungan singkatnya, Pdt. Zacharias mengingatkan bahwa anggota paduan suara tidak hanya dituntut dapat bernyanyi dengan baik, tapi juga harus memiliki sikap hidup benar, yang dapat menghidupi setiap pujian yang dinyanyikannya.

Saat menyampaikan sambutan khususnya, Selma menitikkan air mata, mengenang lagu pertama yang diciptakannya pada 2016 saat kehilangan suami terkasih, alm. Capt. Michael Bernard. “Itu ternyata menjadi benih yang Tuhan tanam dalam diri saya untuk kemudian dipertemukan dengan bapak Arnold Apituley pada Pesparawi Nasional 2022,” kenang Selma. “Beliau mendorong saya untuk terus menciptakan lagu-lagu pujian bagi Tuhan. Saya banyak belajar dari keahlian dan pengalaman beliau yang sudah berkiprah dalam musik gereja lebih dari 40 tahun,” tambah ibu dari Michelle dan Selinda ini.

Acara ibadah syukur peluncuran buku “Memberi Teladan Demi Kemuliaan Tuhan” di GKI Serpong, Tangerang Selatan.

Sementara itu, Arnold Apituley dalam sambutannya memuji Selma sebagai pribadi yang berbakat dan tekun menerima masukan atas syair dan melodi dari lagu-lagu yang diciptakannya. “Lagu-lagu ibu Selma, baik dari variasi melodi, struktur lagu, serta bobot syair, kebanyakan menggambarkan suasana pergumulannya sebagai single parent, berjalan bersama Tuhan Yesus,” tukas pencipta lagu Kidung Keesaan 379 ini. “Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Saya harus berbagi pengalaman untuk mereka yang mau belajar dan berkembang untuk kemuliaan Tuhan,” tegas Arnold di akhir sambutannya

Peluncuran buku Paduan Suara SATB “Memberi Teladan Demi Kemuliaan Tuhan” ditandai dengan pembubuhan tanda tangan Selma dan Arnold pada buku mereka yang kemudian diserahkan kepada Pdt. Daniel Zacharias dan Pdt. Gomar Gultom, M.Th (Mantan Ketua Umum PGI) mewakili YAMUGER, dan selanjutnya Yamuger menyerahkan buku-buku tersebut bersama piagam penghargaan kepada perwakilan 12 Paduan Suara yang hadir saat itu untuk kemudian dapat dinyanyikan dalam pelayanan pujian di mana pun.

Acara yang dipandu oleh MC Rio Ririhena itu kemudian dilanjutkan dengan tampilnya paduan-paduan suara dari berbagai denominasi gereja membawakan lagu-lagu ciptaan Selma Simbolon dengan arransemen Arnold Apituley: PS Sektor 5 – GPIB Karunia, PS Gita Samudera – Gereja POUK TNI AL Ciangsana, PS Haleluya – GKI Pondok Indah, PS Cantate Domino Choir & PS Anak Ecclesia – GKI Serpong, PS Jemaat Gereja Toraja, Gereja Toraja Depok, PS Svara Yamuger, PS Serafim – GBKP Runggun Jakarta Pusat, PS Kidung Indah – GKI Puri Indah, PS Gita Effatha – GPIB Effatha, PS Nehemia Bermazmur – GKJ Nehemia, dan PS Soli Deo Choir – HKBP Serpong.

Kedua belas paduan suara secara bersama-sama kemudian dengan megahnya menyanyikan lagu penutup yang sekaligus merupakan lagu tema dari acara hari itu, “Memberi Teladan Demi Kemuliaan Tuhan”, dan dipimpin langsung oleh Arnold Apituley. Banyak ucapan selamat mengalir kepada Selma dan Arnold hari itu, baik dari keluarga, jemaat yang hadir, para anggota paduan suara,yang disampaikan secara langsung, bahkan juga lewat tayangan video, juga karangan bunga yang dikirim ke lokasi acara. RR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here