Seruan Ephorus HKBP Atas Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

30
Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butarbutar.

Narwastu.id – Hampir semua tokoh gereja besar di Tanah Air menyampaikan pernyataan sikapnya atas kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu 28 Maret 2021.

Terkait dengan peristiwa tersebut, Ephorus atau pemimpin Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt. Dr. Robinson Butarbutar menyampaikan seruan moralnya. Pertama, menyampaikan keprihatinan dan dukacita yang mendalam atas peristiwa tersebut dan mendoakan serta memberikan dukungan kepada seluruh korban, khususnya saudara-saudari umat Gereja Katolik di Makassar dan seluruh Indonesia dan Konferensi Wali Gereja Indonesia yang mengalami penderitaan baik secara fisik ataupun batin atas peristiwa tersebut dalam hari Minggu Palma yang kudus ini.

Lalu kedua, memohon kepada seluruh umat beragama untuk tetap tenang, tidak menyebarkan foto korban, dan secara terus-menerus sebagai elemen bangsa merawat dan memperjuangkan nilai-nilai Pancasila termasuk kemanusiaan, keadilan, perdamaian, persaudaraan dan bersatu-padu menghentikan segala bentuk kebencian dan kekerasan juga di masa penderitaan di tengah pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung. Ketiga, berharap dan mendukung Pemerintah dan aparat Kepolisian Republik Indonesia untuk segera mengusut tuntas peristiwa ini dan tidak lengah atas seluruh ancaman terorisme sehingga memberikan rasa aman dan tenteram kepada seluruh masyarakat dan juga melakukan upaya sungguh-sungguh untuk menggiatkan program deradikalisasi sehingga seluruh masyarakat Indonesia bersatu, menolak dan melawan tegas radikalisme dan terorisme.

Keempat, mengajak seluruh umat Katolik dan jemaat Kristen Protestan di Indonesia dan segala tempat untuk mendoakan bangsa Indonesia yang menghadapi segala tantangan yang ada antara lain terorisme dan pandemi Covid-19 terutama dalam masa-masa menjelang Paskah. Mari merenungkan karya kematian dan kebangkitan Kristus dalam panggilan kita untuk terus-menerus bekerja menjadi berkat, garam dan terang di negara kita Indonesia, membawa kasih dan kedamaian untuk seluruh masyarakat Indonesia. Kelima, meminta jemaat HKBP untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi rangkaian perayaan masa Paskah, menjaga lingkungan kita agar tetap aman dan kondusif, bersama dengan seluruh elemen masyarakat dan aparat Kepolisian Republik Indonesia. Pearaja, Tarutung, 28 Maret 2021. VF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here