Webinar Bersama Letjen TNI Doni Monardo EMAS BIRU & EMAS HIJAU (Anugerah Tuhan bagi orang Maluku)

178

Narwastu.id – Menjabat sebagai Panglima Kodam XVI Pattimura sejak 2015 hingga 2017 sudah cukup membuat seorang Letjen TNI Doni Monardo jatuh cinta pada Maluku. Paling tidak itulah yang bisa dilihat bahkan dirasakan oleh masyarakat Maluku yang ada di berbagai tempat saat mendengarkan cerita lelaki Padang kelahiran Cimahi tersebut di acara Webinar bertajuk “Bacarita dari Timur – Emas Biru, Emas Hijau Landasan Rumah Kokoh bagi Maluku” pada 11 September 2020 lalu melalui aplikasi Zoom.

Webinar yang diprakarsai oleh Basudara Maluku Global dan Daya Lima ini dilaksanakan di tengah kesibukan Doni Monardo dalam tugasnya sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan juga sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Namun demikian mantan Danjen Kopassus ini tetap menyediakan waktunya meski harus dimajukan satu jam lebih awal dari rencana semula.

Monardo mengenang saat Agustus 2015 melihat teluk Ambon yang begitu indah saat akan mendarat di bandara Pattimura. “Namun keindahan tersebut sayangnya tidak dibarengi oleh adanya aktivitas apapun untuk menunjang perekonomian rakyat di sana,” sebutnya. Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu alasan Monardo untuk kemudian setelah menjabat Pangdam XVI Pattimura segera memerintahkan anak buahnya untuk mengumpulkan data sebanyak mungkin tentang kekayaan alam yang dimiliki oleh provinsi Maluku. Ayah tiga anak ini juga dikenal sebagai sosok yang mengambil tindakan dalam menciptakan perubahan di Maluku dengan menjalankan apa yang dikatakannya. Ide dan pengalamannya terbukti dapat mengubah berbagai komunitas yang ada di Maluku.

Jenderal humanis ini mengingatkan kepada seluruh peserta webinar bahwa Maluku memiliki potensi alam yang luar biasa, yang telah dibuktikan oleh sejarah di mana banyak negara datang ke Maluku untuk mendapatkan kekayaan alam tersebut. Di luar tangsi militer, Monardo menyatukan langkah bersama rakyat merawat lingkungan, menjaga alam, dan menciptakan daya saing ekonomi menuju kesejahteraan melalui program Emas Biru dan Emas Hijaunya.

Emas biru menunjuk kepada kekayaan alam laut yang luar biasa. Kualitas ikan di laut Maluku menjadi incaran banyak orang untuk bukan saja dikonsumsi tapi juga menjadi komoditi ekspor. Sosok yang pernah meraih penghargaan Bintang Jasa Utama ini juga menyebutkan pasien penderita Covid-19 yang saat ini dirawat di Wisma Atlet Jakarta, mengkonsumsi ikan yang dibawa langsung dari lautan Maluku. Bahkan ikan tuna lautan Maluku juga dikonsumsi oleh basudara di salah satu pesantren di Banyuwangi yang penghuninya juga terpapar Covid-19.

Sedangkan hasil hutan Maluku disebut Doni sebagai Emas Hijau karena hasilnya yang sudah terkenal sampai ke luar negeri. Jika kita menggunakan parfum buatan negara lain, bisa jadi parfum tersebut dibuat dari kulit pohon yang diambil dari hasil hutan di Maluku (sambil menayangkan slide yang dipersiapkan khusus oleh beliau dengan data-data lengkap).

Oleh karenanya, jenderal bintang tiga ini mengingatkan kepada masyarakat Maluku untuk menjaga ekosistem alam di sana. Jangan merusak hanya untuk mengejar keuntungan sesaat. Diminta juga agar persaudaraan antara sesama anak Maluku harus tetap dijaga dan jangan mau dirusak oleh provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sektor pariwisata juga diharapkannya menjadi andalan masyarakat Maluku, salah satunya dengan menjaga kebersihan pantai dan lautan di sana.

Menutup ceritanya, Doni Monardo mengajak serta mengimbau basudara Maluku untuk meningkatkan potensi diri yang ada. Jangan cepat berpuas diri, kembangkan kemampuan secara maksimal karena orang Maluku mampu hidup dan menghidupi dirinya lewat potensi kreativitas yang dimiliki dan juga potensi kekayaan emas biru dan emas hijau yang sudah dianugerahkan Tuhan.

Iwan Muskitta, moderator webinar sekaligus pendiri Basudara Maluku Global berulang kali berterima kasih atas kasih dan perhatian Jenderal Doni bagi masyarakat Maluku dan menghargai semua yang telah dilakukan semasa menjabat sebagai Pangdam bahkan sampai saat ini. Di akhir acara Iwan juga mengajak Doni Monardo dan semua peserta untuk menyaksikan video ucapan terima kasih kepada Doni Monardo dari masyarakat Maluku yang berada di berbagai tempat di tanah air bahkan di mancanegara. RR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here