
Narwastu.id – Sekali tiga tahun keluarga besar Punguan Guru Sohalompoan Rajagukguk, Boru, Bere dan Ibebere Se-Jabodetabek selalu menggelar ibadah syukur bona taon (Awal tahun) sekaligus pelantikan pengurus baru. Di acara bona taon yang digelar pada Minggu, 26 April 2026 itu, anggota punguan hadir dengan sukacita dari berbagai pelosok Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Acara diawali dengan kebaktian yang dipimpin Pdt. Paresman Hutahaean, S.Th, pendeta senior di HKBP. Di dalam ibadah ada pula koor dan kesaksian pujian dari kaum muda. Dalam khotbahnya, Pdt. Hutahaean menyampaikan, di dalam hidup ini kesulitan dan pergumulan akan selalu ada, apalagi sekarang ada krisis global dan krisis ekonomi akibat perang di Timur Tengah.

Namun, ujar Pdt. Hutahaean, kita sebagai orang Kristen mesti bisa bersyukur dan selalu bersukacita. Kita bersukacita, karena Yesus Kristus telah bangkit dari kematian dan mengalahkan maut. Kita bersukacita harus karena kasih setia Tuhan. Kita mesti bersukacita karena kita punya Tuhan Yesus Kristus sebagai sumber berkat. Harta, uang dan jabatan, imbuh Pdt. Hutahaean, tak bisa memberikan sukacita bagi kita. Hanya di dalam Yesus Kristus kita bisa mendapatkan sukacita sejati. Di saat ada masalah hidup, kita bisa bersukacita, karena Yesus adalah sumber sukacita tersebut.

Setelah ibadah dan makan siang, ada pula sesi penyampaian motivasi oleh Morana Angelica Rajagukguk (Putri Indonesia Sumatera Utara 2), yang kini masih kuliah S2 di UI Jakarta. Dia memotivasi kaum muda Rajagukguk agar selalu mengandalkan Tuhan, disiplin, dan hormat pada orangtua supaya bisa berprestasi, serta tetap mencintai adat budaya Batak. Di kesempatan itu, Morana juga memberi empat bingkisan bagi empat generasi muda yang bertanya saat sesi motivasi. Tak hanya itu, Morana mempromosikan itak gugur, kue (Kuliner) khas Batak di acara tersebut. Dan terakhir Morana melantunkan lagu khas Batak “Boru Panggoaran.”

Selain itu, ada door prize, serta pemberian bingkisan kepada kaum ibu janda dan lansia, serta diberi pula hadiah kepada generasi muda yang giat mem-posting acara bona taon tersebut di akun media sosialnya. Ketua Panitia acara ini adalah Guntur Rajagukguk yang dikenal seorang pengusaha konstruksi, sedangkan Punguan Guru Sohalompoan Rajagukguk Se-Jabodetabek ini sekarang dipimpin Ketua dan sekretaris, Jabarun Rajagukguk dan Freddy Arijon Rajagukguk. Tak hanya itu, ada tortor dari panitia, pengurus, kaum orang tua, generasi muda dan anak-anak. Sejumlah anggota punguan, baik orangtua dan kaum muda pun ada yang menyumbang lagu Batak.
Di acara ini, Pemimpin Umum/Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos kembali dipercaya keluarga besar Rajagukguk untuk menjadi penata acara. Dan tentu, katanya, ini sebuah kehormatan bagi dia selaku boru (Menantu dari marga Rajagukguk) seperti tahun-tahun sebelumnya, karena Jonro beristri Faridawati Rajagukguk. “Meskipun kami cukup lelah sebagai bagian dari panitia, tapi kami bersyukur bisa berbuat sesuatu yang signifikan untuk kelancaran acara ini. Dan acara ini berlangsung dengan penuh suka cita, damai dan menjadi wadah reunian bagi anggota punguan yang sudah lama tidak berjumpa,” ucap Jonro. Acara ini ditutup dengan “Lagu O Tano Batak” jadi “O Huta Ginjang”, karena marga Rajaguguk ini berasal dari Huta Ginjang, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. SH


























