Mahasiswa Fikom Universitas Mpu Tantular Gelar Workshop “Seni Berbicara dari Ide Menjadi Aksi”

13
Mahasiswa Fikom UMT, Jakarta, gelar workshop tentang seni berbicara.

Narwastu.id – Komitmen dalam meningkatkan kualitas komunikasi generasi muda kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Fikom Universitas Mpu Tantular, Jakarta, melalui pembekalan workshop sebelum pengumuman lomba daring “Seni Berbicara dari Ide Menjadi Aksi” pada 28 Februari 2026. Kegiatan ini sukses menarik partisipasi mahasiswa dari berbagai kalangan yang ingin mengasah kemampuan public speaking secara profesional dan percaya diri. Di acara ini ikut berpartisipasi mahasiswa dari berbagai kampus, seperti Bina University Bekasi, Pancasila, UMN, UNJ, Binus, IISIP, UBHARA, Gunadarma, UKI, Alazhar, Paramadina, USNI, Ary Ginanjar, UPN,  YAI, Telkom University, Universitas Terbuka,  Sekolah Dwi Warna, dan SMKS Dharma Surya Jakarta Timur.

Workshop yang dilakukan secara daring ini menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang komunikasi, yaitu Dr. Saktisyahputra, S.I.Kom., M.I.Kom., C.NLP., CM.NLP., C.PS., C.MSP., CSTS., CH., CHt., CESO., CTHRNLP dan Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom., C. AC., C.PS., C.STMI., C. ED. Keduanya membagikan wawasan mendalam mengenai teknik dasar berbicara di depan umum, strategi mengelola rasa gugup, penyusunan materi yang sistematis, hingga cara membangun koneksi emosional dengan audiens. Salah satu juri lomba Theresia Nera, S.Pd., M.Pd menegaskan, semua peserta lomba sudah memiliki mental dan keberanian tampil walau hanya melalui video dan kompetisi memang harus ada yang juara.

Dalam pemaparannya Serepina, menekankan, seni berbicara bukan hanya soal menyampaikan kata-kata, tetapi juga tentang bagaimana pesan dapat diterima, dipahami, dan memberi pengaruh. Kemampuan public speaking dinilai menjadi salah satu kompetensi penting di era modern, baik dalam dunia akademik maupun profesional. Suasana seminar berlangsung interaktif dan dinamis, dipandu dari acara awal hingga akhir atas kepiawaian Febiana Dinda (Mahasiswa semester I Fikom UMT).

Sakti, memainkan paparannya dengan kreatifitas peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat aktif dalam sesi diskusi, tanya jawab, serta praktik singkat yang dirancang untuk melatih keberanian dan teknik berbicara secara langsung.

Antusiasme terlihat dari banyaknya peserta yang berpartisipasi dan berbagi pengalaman mereka saat tampil berbicara di depan kamera Zoom.

Yosua Ruben Marpaung (Ketua pelaksana, mahasiswa semester I Fikom UMT) menyampaikan bangga bisa terlibat di event ini. Menurutnya, ternyata proses menjadi creator, conceptor, mediator dan problem solver tidaklah mudah seperti yang disampaikan Serepina dosen pengampu mata kuliah Public Speaking. “Banyak proses yang diajarkannya kepada mahasiswa bahwa seni berbicara adalah salah satu yang harus dimiliki oleh mahasiswa fakultas ilmu komunikasi,” ujar Yosua.

Serepina menuturkan, “Proses belajar adalah bagaimana mahasiswa melewati tahapan-tahapan menuju kesuksesan. Menyeimbangkan OKA OKI dalam suasana apapun.” Ia juga mengucapkan selamat kepada pemenang juara 1 Hudson Fulviano Sentosa (Bina University Bekasi), juara II Rezka Talia Schalsabila (Pancasila) dan juara III Saskia Khairunissa (UMN). Dan yang belum masih ada kesempatan lain, karena proses belajar bisa didapat dari kompetisi lainnya yang akan melatih mental dan percaya diri kita. Melalui workshop dan kegiatan lomba ini, panitia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai wadah pengembangan diri mahasiswa.

Setiap pimpinan fakultas dan kampus hendaknya mensupport dan menyalurkan kreatifitas mahasiswa dan dosen. Sehingga ada kolaborasi atau sinergi mewujudkan pembelajaran OBE dengan baik, karena otomatis akan menerima manfaat kemampuan komunikasi yang baik, lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik. Tetapi juga mampu menyampaikan ide secara persuasif, terstruktur, dan profesional di berbagai bidang. SH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here