Kader PSI Perlu Tiru Jokowi yang Santun Berpolitik dan Berpihak ke Rakyat

12
Presiden RI Ke-7 Jokowi kini berlabuh di PSI.

Narwastu.id – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan akan bekerja keras mati-matian untuk memenangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat menyampaikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) beberapa waktu lalu. Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPW PSI Sumatera Utara Sahat Martin Philip Sinurat, menyampaikan, pernyataan Jokowi merupakan sinyal kuat kepada barisan pendukung dan loyalis Jokowi di seluruh Indonesia untuk bergabung ke PSI. Pernyataan ini disampaikan Sahat pada Senin, 9 Februari 2026. Anggota dan pengurus PSI di seluruh Indonesia, kata Sahat, perlu segera menindaklanjuti pernyataan tegas Jokowi ini dengan memperkuat struktur dan membangun komunikasi lintas jejaring.

Ketua Bidang Ideologi Partai DPP PSI, Sahat M.P. Sinurat.

“Momentum besar ini tidak boleh disia-siakan. Bapak Jokowi telah mengarahkan agar PSI segera memperkuat struktur partai hingga ke tingkat kelurahan, desa, RW, dan RT serta mengonsolidasikan barisan pendukung dan simpatisan Bapak Jokowi yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Sahat yang juga Ketua Bidang Ideologi Partai DPP PSI. Menurut Sahat, Jokowi menyatakan, masyarakat memerlukan partai yang baik dan politik untuk kebaikan. “Bapak Jokowi menegaskan masyarakat membutuhkan politik kebaikan. Maka para kader PSI harus mengikuti gaya politik Bapak Jokowi, yakni politik santun, politik yang berpihak pada rakyat, politik solidaritas,” jelasnya.

Sahat mengajak seluruh kader PSI serta barisan loyalis dan pendukung Jokowi untuk hadir di tengah masyarakat, blusukan, dan mendengar aspirasi warga. “Bapak Jokowi akan bergerak dari provinsi ke provinsi, dari kota ke kota, dari kabupaten ke kabupaten, dari kecamatan ke kecamatan. Ini adalah pesan politik yang sangat jelas dan tegas. Kalau panutan dan figur utama kita sudah all out, maka kita semua juga harus bekerja keras. Tidak ada ruang bagi kader yang pasif atau hanya menunggu momentum,” ujarnya.

Sahat menyampaikan, PSI telah menjadi rumah politik Jokowi, tempat untuk meneruskan visi pembangunan Indonesia sentris. “Bapak Jokowi telah memilih PSI sebagai satu-satunya partai yang menjadi rumah politik beliau. Maka sebagai kader PSI, kita harus pasang badan dan menjadi yang terdepan untuk menjaga beliau dari fitnah, informasi hoaks, dan berbagai serangan lainnya,” pungkas Sahat yang termasuk dalam “21 Tokoh Kristiani Inspiratif 2020 Pilihan NARWASTU.” TU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here