Pemimpin Umum NARWASTU Diundang Bicara Media Massa di “Tarnama Podcast”

61
Pemimpin Umum/Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos diundang sebagai narasumber oleh "Tarnama Podcast" dengan host Serepina Tiurmaida Hutabarat, M.IKom, M.Pd. di lantai 5 Universitas Mpu Tantular, Jakarta Timur, pada Kamis, 18 Desember 2025.

Narwastu.id – Channel “Tarnama Podcast” kembali menghadirkan diskusi bermakna dan menarik seputar dunia media komunikasi dengan narasumber Jonro I. Munthe, Sos, Pemimpin Umum/Redaksi  Majalah NARWASTU. Podcast ini dipandu host akademisi dan pemerhati sosial kemasyarakatan, Serepina T. Hutabarat, M.IKom., M.Pd, dan disiarkan melalui platform digital Tarnama Podcast. Obrolan santai ini digelar di studio Tarnama Podcast di lantai 5 Universitas Mpu Tantular, Jakarta Timur, yang sering djuluki Kampus Bhinneka Tunggal Ika. Dalam diskusi itu, Jonro mengulas dinamika media massa (Pers) di tengah perubahan teknologi digital yang semakin cepat.

Jonro menekankan, media tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai ruang edukasi publik yang bertanggung jawab dalam membangun kesadaran kritis masyarakat. Ia pun menyoroti tantangan jurnalisme di era media sosial, mulai dari maraknya disinformasi, tekanan kecepatan berita, hingga pentingnya menjaga etika dan kredibilitas sebuah media yang didasarkan pada Undang-Undang Pokok Pers Nomor 40/1999. Sementara itu, Serepina Hutabarat sebagai host mengarahkan dialog agar relevan dengan generasi muda dan praktisi komunikasi. Ia menegaskan, podcast menjadi medium alternatif yang efektif untuk menghadirkan diskursus media secara santai, reflektif, namun tetap akurasi informasi dan keseimbangan sudut pandang adalah fondasi utama dalam kerja jurnalistik.

Dan podcast ini, ucap Serepina, diharapkan dapat menjadi ruang literasi media bagi pendengar, khususnya mahasiswa, jurnalis muda, dan masyarakat umum agar lebih kritis dalam mengkonsumsi serta memproduksi informasi di ruang digital. Menurut Jonro yang juga peraih award sebagai “Jurnalis Muda Motivator 2009 Pilihan Majelis Pers Indonesia (MPI)”, komunikasi yang sehat harus berlandaskan pada nilai kebenaran, keberimbangan, dan keberpihakan pada kepentingan publik. Menurutnya, Majalah NARWASTU sebagai media yang punya tagline “Menyuarakan Kabar Baik”, dan selama ini hadir dalam bentuk media cetak, portal berita dan channel Majalah NARWASTU, selalu mengedepankan pemberitaan yang positif, menginspirasi, memotivasi, serta melawan berita hoax dan ujaran-ujaran kebencian. Karena, berita hoax dan ujaran kebencian itu rentan merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Di akhir podcast, Jonro juga membagikan sejumlah tips praktis bagi mahasiswa dan generasi muda yang tengah menekuni dunia jurnalistik. Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan membaca dan memperluas referensi agar penulisan berita memiliki konteks yang kuat dan tidak dangkal. Belajar menulis adalah sesuatu yang mengajak kita untuk peka dengan yang terjadi di sekeliling kita, bahkan menjadi pemburu berita yang bermanfaat buat masyarakat luas. Keberanian turun ke lapangan dan pengalaman langsung bertemu narasumber dinilai mampu mempertajam intuisi jurnalistik serta memperkaya sudut pandang dalam penulisan berita.

Serepina menambahkan, mahasiswa perlu memanfaatkan media digital, termasuk podcast dan platform media sosial, salah satunya memulai dengan blog, karena ini sangat mudah digunakan sebagai ruang belajar dan berlatih komunikasi publik. Ia menegaskan, jurnalis masa depan dituntut tidak hanya piawai menulis, tetapi juga mampu menyampaikan pesan secara etis, kreatif, dan bertanggung jawab di berbagai kanal media. GK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here