
Narwastu.id – Pada Selasa, 28 Oktober 2025 untuk kesekian kalinya sekelompok mahasiswa melakukan kunjungan ke kantor Majalah NARWASTU untuk memenuhi tugas kuliah dari kampus mereka. Dan kali ini, ada 8 orang mahasiswa Fakultas Komunikasi Universitas Mpu Tantular, Jakarta Timur, bertandang ke kantor majalah kesayangan kita ini pada pagi hari. Selain ingin bertukar pikiran tentang dunia jurnalistik atau media massa (Pers), mereka pun melakukan podcast dengan Pemimpin Umum/Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos. Mereka menanyakan banyak hal, seperti bagaimana Majalah NARWASTU menyikapi era digital saat ini, bagaimana NARWASTU menyikapi keadaan bangsa ini sesuai dengan taglinenya, dan bagaimana menjalin relasi dengan tim kerja serta banyak lagi pertanyaan yang dilontarkan dua hostnya, Alifah dan Kezia.

Jonro melayani pertanyaan-pertanyaan tersebut, sesuai harapan mereka. Dalam kesempatan tersebut, Jonro kembali menegaskan Majalah NARWASTU sebagai sebuah media komunitas Kristiani adalah media massa berwawasan kebangsaan, serta ikut mensosialisasikan empat pilar persatuan bangsa, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Pemimpin NARWASTU, kata Jonro, sudah pernah diundang sejumlah organisasi gerejawi, organisasi kemasyarakatan, Kementerian Polhukam RI dan Kementerian Agama RI untuk berbicara di dalam sebuah seminar dan diskusi tentang peran media dalam ikut serta membangun persatuan dan kesatuan bangsa.

“Majalah NARWASTU sesuai dengan taglinenya: Menyuarakan Kabar Baik, selalu menyuarakan yang positif, mengedukasi dan memotivasi. Jadi informasi atau berita yang bermanfaat bagi publik, mencerahkan, mendidik, memotivasi dan menginspirasi akan terus kita gaungkan. Dan kita ikut menangkal hoax dan ujaran-ujaran kebencian (Hate speech) yang rentan mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa dan negara. Karena kalau ruang publik kita, seperti media sosial (Medsos) dikotori dengan berita-berita hoax dan ujaran-ujaran kebencian, maka itu akan mengusik persatuan, kedamaian, kerukunan megeri kita,” ujar lulusan Fakultas Komunikasi Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta, dan alumni Lembaga Pendidikan Pers Doktor Soetomo (LPPDS) Jakarta itu.

Dari jawaban-jawaban Jonro itu pula mereka nanti akan menyusun tugas kuliah yang disuruh dosen pembimbingnya Serepina Tiur Maida Hutabarat, M.Pd., M.IKom. “Selama ini kami memang terbuka untuk menerima kunjungan mahasiswa guna berbagi ilmu dan pengalaman jurnalistik. Salah satu tugas media, selain memberikan informasi ke publik, juga ikut membantu lembaga pendidikan seperti kampus guna membekali intelektual-intelektual muda, seperti mahasiswa supaya semakin cerdas,” ucap Jonro yang beribadah di GPIB. KL

























