Aksi Pelayan GKPS Memperbaiki Jalan Lintas Siantar-Saribudolok yang Rusak 

30
Aksi gotong royong memperbaiki jalan.

Narwastu.id – Jalan provinsi lintas Siantar-Saribudolok (Simalungun, Sumatera Utara) berjarak kurang lebih 67 km kini banyak mengalami kerusakan di berbagai titik, seperti di wilayah Panombeian Panei sampai Panei Tongah, Raya Bayu sampai Goting Raya dan Sintaraya sampai Tiga Runggu. Hal ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan, sehingga durasi perjalanan yang seharusnya ditempuh 2 jam, akhirnya menjadi 3 jam. Selain itu, kerusakan jalan dapat menyebabkan kerawanan terjadinya kecelakaan maupun kerusakan kendaraaan. Hal ini menyebabkan beberapa pengguna jalan banyak mengambil jalan alternatif, yakni Siantar ke Saribudolok melalui Sidamanik.

Karena keprihatinan akan jalan yang rusak tersebut menggerakkan para pendeta dan penginjil GKPS (Gereja Kristen Protestan Simalungun) melakukan aksi Gerakan Diakonia melalui gotong royong merawat jalan yang rusak itu. Gotong royong yang dimaksud dengan cara menyisipkan batu padas dan sirtu (batu pasir) ke jalan-jalan yang berlubang.  Untuk membiayai gerakan ini, khususnya untuk membeli batu padas dan sirtu (pasir batu), para pendeta-penginjil dan seluruh simpatisan merogoh uang pribadi masing-masing untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan yang diperlukan dalam aksi.

Pelaksanaan aksi Gerakan Pendeta-Penginjil Berdiakonia dilakukan di titik-titik kerusakan terparah sepanjang jalan lintas Sumatera dari Siantar-Seribudolok. Pada Senin, 14 Juni 2021, di jalan lintas Sumatera sekitar Kecamatan Panombeian Panei dan Kecamatan Panei. Pada Selasa, 15 Juni 2021, di jalan lintas Sumatera sekitar Kecamatan Raya (Raya Bayu) sampai Kecamatan Dolok Masagal (Gonting Raya). Pada Rabu, 16 Juni 2021, di jalan lintas Sumatera sekitar Kecamatan Purba (Sinta Raya-Tigarunggu).

Pdt. Jhon Winsyah Raja Saragih.

Ada pun peserta Gerakan Pendeta-Penginjil Berdiakonia adalah seluruh Pendeta-Penginjil, Vikar Pendeta, magang pendeta, dan sebagian majelis jemaat yang tergabung dari beberapa Distrik di GKPS, di antaranya GKPS Distrik I (Pematang Siantar), GKPS Distrik II (Pamatang Raya), GKPS Distrik III (Saribudolok), GKPS Distrik V (Tebing), dan GKPS Distrik IX (Sidamanik).

Menurut Pdt. Jhon Winsyah Raja Saragih selaku koordinator lapangan untuk Gerakan Diakonia ini, gerakan Pendeta-Penginjil Berdiakonia ini, lahir dari keprihatinan sosial terhadap kerusakan jalan di Kabupaten Simalungun, khususnya jalan lintas Sumatera yang telah memberikan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat Simalungun. Gerakan Diakonia ini, ujarnya, selain untuk mengkritisi pihak-pihak yang bertanggungjawab, juga sebuah proses edukasi kepada masyarakat bahwa mereka juga ikut bertanggung jawab dalam pemeliharaan dan perbaikan jalan.

Selain itu, Gerakan Diakonia ini bertujuan untuk mendesak kebun PTP IV Bah Jambi unit Marjandi agar segera memberikan solusi atas penanganan banjir yang sering terjadi di sekitar Panei Tongah, terkhusus saat musim hujan. Harapan ini disampaikan, karena disinyalir bahwa penyebab banjir di sekitar Panei Tongah adalah bersumber dari air yang meluap pada musim hujan dari perkebunan sawit tersebut. Melalui Gerakan Diakonia merawat jalan ini diharapkan ke depan seluruh lapisan masyarakat mau memberikan perhatian terhadap pemeliharaan jalan. Demikian juga seluruh interdenominasi gereja yang ada di Kabupaten Simalungun, kiranya dapat terpanggil untuk terjun dan turun secara langsung untuk bekerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat dalam perbaikan jalan. “Kewajiban ini harus dilakukan gereja sebagai perpanjangan tangan Kristus di dunia, yang harus terlibat dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat. Para pendeta-penginjil, tidak hanya menyampaikan khotbah di mimbar-mimbar gereja, tetapi juga di mimbar kehidupan nyata para jemaatnya,” ucap Pdt. Jhon Saragih.

Menurutnya, Gerakan Berdiakonia gotong royong merawat jalan tidak hanya sampai di situ, akan ada tahap kedua yang direncanakan dalam bentuk gerakan yang lebih besar dan luas melibatkan melibatkan seluruh pihak masyarakat dan gereja yang ada di Kabupaten Simalungun. NY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here