Ir. Charles Donerzon Sirait Mantan Aktivis GMKI yang Kini Berjuang di Parpol Kristen

115
Ir. Charles Donerzon Sirait.

Narwastu.id – Mantan Ketua BPC Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Bandung ini, adalah salah satu anak bangsa yang ingin melihat negeri ini aman, damai, rukun, adil, sejahtera dan menghargai hak azasi sesamanya. Terutama ia ingin agar umat Kristiani di negeri ini bisa terus aman beribadah dan mendapat persamaan hak serta kewajiban dengan umat lainnya. Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini dulu semasa mahasiswa sangat aktif dalam aktivitas kampus dan pemuda. Di GMKI ia pernah ikut bertarung sebagai calon Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, namun ia belum berhasil. Sebagai figur muda Kristen berdarah Batak, ia tak lelah menyuarakan supaya di negeri ini tidak ada intoleransi, gangguan beribadah dan semua pihak bisa aman menjalankan haknya.

Ir. Charles Donerzon Sirait dalam sebuah kesempatan bersama tokoh nasionalis Maruarar Sirait.

Ir. Charles Donerzon Sirait yang kini dipercaya sebagai Plt. Partai Kristen Indonesia (PARKINDO) 45, sehari-harinya aktif sebagai profesional, dan anggota jemaat Gereja HKBP ini pun dipercaya sebagai Ketua Bidang OKK Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia (AKSINDO) DKI Jakarta periode 2016-2021. Selain itu, ia aktif di kegiatan gerejawi, yakni sebagai anggota pendiri Yayasan HKBP Purwakarta, Jawa Barat, yang menaungi TK Nommensen HKBP Purwakarta.

Ir. Charles Donerzon Sirait bersama tokoh-tokoh agama.

Selain itu, Charles yang lahir di Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara, 1 Agustus 1974 lulus dari ITB pada 1998. Suami tercinta Tiurlan Ria boru Sianturi yang punya tiga anak, Catherine, Timothy dan Caroline ini menyelesaikan pendidikan SD, SMP dan SMA di Sumatera Utara. Dalam kegiatan berorganisasi, Sekretaris Keluarga Besar Marga Sirait di Purwakarta ini pernah menjadi Ketua Cepat Tepat Kimia Nasional (1996), Ketua UKSU ITB (1997), Ketua Kapak Indorayon (1998), Ketua GMKI Cabang Bandung (1999), Ketua Arsuka Karawang (2004), Ketua Pemuda Gereja HKBP Karawang, Jawa Barat (2005), dan anggota pendiri Batak Center. Di Pemilu 2019 lalu, ia maju sebagai Caleg DPRD Jawa Barat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dan saat itu ia menggaungkan ke tengah masyarakat agar berpolitik dengan cerdas, dan menyuarakan supaya di tengah masyarakat ada kedamaian serta tidak terulang aksi intoleransi, seperti gangguan beribadah pada umat Kristiani.

Ir. Charles Donerzon Sirait dalam sebuah acara pesta Batak.

Terkait dengan keaktifannya sebagai Plt. Sekjen PARKINDO 45, Charles menerangkan, ia tak pernah menyangka akan didatangi oleh Yesri Tandiseru (Plt. Ketua Umum PARKINDO 45) dan diserahi jabatan sebagai orang nomor dua di parpol berlambang pohon terang itu. “Bagi saya, jabatan ini adalah pelayanan. Dan memang ada terjadi dinamika di partai ini, dan kami ingin meluruskannya agar sesuai dengan aturan partai dan etika berpolitik. Jadi di sini ada tanggung jawab moral untuk membenahi PARKINDO 45 yang hingga saat ini sedang berjuang keras agar bisa eksis hingga tampil di Pemilu 2024 mendatang,” ujar figur nasionalis yang merupakan sahabat sejak kecil alm. Viktor Sirait, Ketua Umum BARA JP, yang sudah dipanggil Tuhan baru-baru ini ke sisiNya karena sakit.

Ir. Charles Donerzon Sirait dalam sebuah acara.

Charles yang banyak menerima gemblengan untuk berorganisasi di GMKI menuturkan, sering orang Kristen bertanya, termasuk dirinya, masih dibutuhkankah sekarang keberadaan partai Kristen di Indonesia? Karena partai Kristen terakhir yang ikut Pemilu 2009, yaitu Partai Damai Sejahtera (PDS). Di tengah persaingan partai politik nasionalis besar sekarang, imbuhnya, Indonesia memang masih membutuhkan representasi dari umat Kristen, seperti halnya NU yang punya PKB dan Muhammadiyah yang punya PAN. “Hanya saja merupakan pergumulan kita bersama untuk mencari dan menampilkan figur pemimpin yang bisa, menjadi pemersatu di tengah partai politik Kristen. Dan di sini sangat penting peran media Kristen, seperti Majalah NARWASTU untuk menjembatani komunikasi tokoh-tokoh Kristen. Saya berpikir sudah saatnya generasi milenial atau anak-anak muda Kristen terjun mengurus partai politik, seperti halnya anak-anak muda di PSI. Karena masa depan bangsa ini terletak di tangan anak-anak muda. Tentu yang kita butuhkan adalah anak-anak muda yang berkarakter, cerdas, nasionalis dan mencintai bangsa ini,” pungkas pria Batak yang nasionalis, religius dan cerdas ini.

Ir. Charles Donerzon Sirait bersama keluarga tercinta.

Charles menambahkan, saat ini keberadaan partai politik Kristen perlu dukungan dari tokoh-tokoh Kristen, para pimpinan pereja, pimpinan ormas, bahkan pengusaha Kristen. “Karena untuk membangun sebuah parpol Kristen tidak hanya butuh penguatan organisasi, tapi juga dukungan dana, doa dan orang-orang yang berkarakter serta berintegritas,” ujarnya. Katanya lagi, untuk membangun sebuah parpol Kristen yang kuat itu tidak mudah, tapi butuh perjuangan. Kalau sekiranya kita tidak lolos untuk masuk ke Gedung Senayan guna mengantarkan anggota-anggota DPR, “Minimal partai Kristen itu bisa berjuang di DPRD tingkat provinsi, kabupaten atau kota untuk mengawal pilkada. Dan ini perlu perhatian kita bersama. Saat ini ada teman-teman kita dari PDS dan partai Kristen yang lain sedang berjuang supaya bisa lolos mengikuti Pemilu 2024. Dan tentu ini butuh dukungan kita semua agar ada partai Kristen kelak yang tampil. Kita mesti bersatu jika ingin kuat dan tampil di panggung politik.” RT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here