Kota Kupang Ditargetkan Sebagai “Sentra Pelanggan” NARWASTU di NTT

28
Paulus Tokan, koresponden/wartawan Majalah Kristiani NARWASTU untuk Wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, Rote-Ndao, dan Sarai dengan bangga menggenggam dua edisi Majalah NARWASTU, di kediamannya di Kota Kupang.

Narwastu.id – Merujuk pada faktor minat baca, aspek psikososial populasi penduduk, dan kemampuan ekonomi rata-rata warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), maka pihak Redaksi NARWASTU perwakilan wilayah timur Indonesia optimis menargetkan Kota Kupang menjadi sentra pengembangan pelanggan Majalah Kristiani NARWASTU di wilayah Propinsi NTT. “Kota Kupang tidak hanya ibukota NTT. Merujuk pada sejarah perkembangan media massa di NTT, Kota Kupang pun merupakan kota utama dalam hal pertumbuhan dan modernisasi media massa. Sehingga kami optimis dapat menjadikan Kota Kupang sebagai sentra pelanggan Majalah NARWASTU di wilayah NTT,” kata Paulus Tokan, koresponden/wartawan NARWASTU untuk wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Rote-Ndao, dan Kabupaten Sabu-Raijua (Sarai), pada Senin, 22 Februari 2021 di Kupang.

Dihubungi melalui ponselnya, mantan wartawan koran “Bali Post” di era awal 1990-an ini mengatakan, penduduk Kota Kupang dikenal memiliki minat baca yang tinggi, sehingga setiap jenis media massa, baik media konvensional maupun media online memiliki potensi bertumbuh dan berkembang dinamis di Kota Kupang.

“NARWASTU merupakan majalah berlevel nasional yang terbit di Jakarta selama lebih dari 20  tahun lalu. NARWASTU memiliki kualifikasi berita-berita pelayanan rohani bagi umat Kristiani, sehingga sangat potensial berkembang di Kota Kupang,” tegas Tokan yang dulu pernah terlibat selama belasan tahun menata jejaring pelanggan koran “Bali Post” dan koran “Nusra” di Kota Kupang dan sekitarnya.

Tokan yang pada paruh akhir 1990-an pernah pula menjadi wartawan harian “Nusa Tenggara” (Nusra) yang berpangkalan di Denpasar-Bali itu menuturkan, optimismenya didasarkan pada pengalaman empiris yang pernah dijalaninya dalam hal penataan jejaring pelanggan. “Jika media berjenis koran harian pun tinggi tingkat pelanggannya, maka dapat diprediksi bahwa minat baca terhadap majalah pun akan tinggi juga, sebab setiap jenis media memiliki kelebihannya sendiri-sendiri,” ujar Tokan, ayah dari tiga putri, dan suami dari Nonce Patty, seorang ASN di lingkungan Pemprov NTT.

Menurut Tokan, selain menargetkan sasaran ke pelanggan individu, pihaknya pun akan melakukan pendekatan ke berbagai instansi pemerintah dan elemen lembaga kemasyarakatan lainnya sebagai target pelanggan. Dia mengakui bahwa jejaring gereja dari berbagai denominasi yang tersebar di Kota Kupang menjadi target amat potensial bagi distribusi Majalah NARWASTU. Sebagai majalah Kristiani, NARWASTU memiliki kekhasan atau keunikan, yakni secara inklusif memberitakan perkembangan gereja dari semua gereja, baik di lingkungan Kristen Protestan maupun Katolik,” pungkas Tokan.

Hingga saat ini, untuk wilayah provinsi kepulauan NTT telah ada dua orang koresponden NARWASTU, yakni Paulus Tokan untuk  wilayah Kota Kupang,  Kabupaten Kupang, TTS, Rote-Ndao, dan Sarai. Sedangkan untuk kabupaten-kabupaten sedaratan pulau Flores, Kabupaten Lembata, dan  Kabupaten Alor di-cover oleh Karolus Kia Burin dengan based aktivitas di Lewoleba-Lembata.

Saat ini sedang berproses formalisasi administratif untuk penempatan koresponden di Pulau Sumba yang akan menangani empat kabupaten, yakni Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, dan Sumba Tengah. Menyusul akan diikhtiarkan penempatan koresponden untuk tiga wilayah tersisa di daratan pulau Timor, yakni Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Belu, dan Kabupaten Malaka. Ketiga kabupaten ini secara geografis dan geostrategis merupakan tapal batas NKRI dengan negara RDTL atau Republik Demokratik Timor Leste. VM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here