Kiranya Tuhan Melindungi DKI Jakarta dari Wabah Covid-19

20
Warga DKI Jakarta menghadapi wabah Covid-19.

Narwastu.id – Pada Rabu, 9 September 2020 kembali Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan ke publik bahwa pada Senin, 14 September 2020 akan diberlakukan lagi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, angka korban yang tertular virus corona atau Covid-19 ini kian hari semakin tinggi. Dan ini hanya bisa diatasi bila aktivitas warga dikurangi, termasuk menghentikan sementara aktivitas pekerjaan di kantor, kegiatan sekolah, kuliah dan beribadah. Selain itu, aktivitas di tempat-tempat hiburan, seperti kafe pun mesti dihentikan. Sedangkan rumah makan hanya bisa menerima pesanan, dan tidak bisa pengunjung menikmati di tempat.

Keputusan Gubernur DKI Jakarta ini, tak pelak menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemberlakuan PSBB ini akan kembali mengganggu roda perekonomian yang sebenarnya telah mulai bergerak. Juga kalangan pengusaha seperti Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) lewat ketuanya  Haryadi Sukamdani memperkirakan bahwa 30% pekerja di DKI Jakarta akan terkena PHK (Pemutusan hubungan kerja) akibat PSBB. Sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) sudah menyampaikan bahwa sedikitnya 10 juta orang di Indonesia hingga September 2020 akan kehilangan pekerjaan karena wabah Covid-19 ini.

Sebagai orang percaya kita harus sabar dan terus berdoa bagi Indonesia supaya ditolong Tuhan dari wabah Covid-19 dan resesi ekonomi yang cukup berat ini. Kita tidak tahu kapan vaksin untuk menghalau virus ini ditemukan, dan kapan pula wabah ini akan berakhir. Dan sebagai orang yang percaya, kita mesti terus memohon hikmat dan kekuatan dari Tuhan lewat doa-doa kita untuk menghadapinya. Termasuk mendoakan pemerintah agar ditolong Tuhan mengatasi masalah yang cukup berat ini. Serta kita mesti mentaati protokol kesehatan, seperti selalu pakai masker, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan serta menjaga imun tubuh agar senantiasa sehat. HJ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here