Pengurus Forum Jurnalis Batak (FORJUBA) Bertandang ke Kantor Majalah NARWASTU

50
Kunjungan pengurus FORJUBA ke kantor Majalah NARWASTU. Tampak dari kiri ke kanan: Rifal Marbun, Jonro I. Munthe, Jamida Pasaribu, Hotman Lumban Gaol.

Narwastu.id – Pada Kamis siang, 6 Agustus 2020 ini kantor Majalah NARWASTU kedatangan tamu, yakni pengurus FORJUBA (Forum Jurnalis Batak). Keempatnya, Jamida Pasaribu (Ketua/Wartawan senior harian “Sinar Indonesia Baru/SIB”), Hotman Lumban Gaol (Sekretaris/Pemimpin Redaksi “tapiannauli.com“), Rifal Marbun (Bendahara/Pemimpin Redaksi “seputarkabinet.com“) dan Amrin Simatupang (Ketua Panitia Deklarasi FORJUBA/Pemimpin Redaksi Majalah “Artista). Kedatangan mereka diterima Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos. Mereka lebih dulu bersantap siang dengan menu nasi Padang. Lalu mulai pukul 13.00 sampai 17.00 WIB atau empat jam mereka bertukar pikiran atau berdiskusi tentang keberadaan FORJUBA, organisasi pers berbasis suku Batak yang sudah berdiri sejak akhir 2019, dan dalam waktu dekat ini akan dideklarasikan.

                  FORJUBA berdiskusi di kantor Majalah NARWASTU.

Dalam kesempatan itu, dibahas tentang sejarah dan aktivitas yang sudah dilakukan FORJUBA serta rencana organisasi profesi ini ke depan. Menurut Jamida, mereka akan meminta masukan dari berbagai pihak, terutama yang aktif di media seperti pimpinan Majalah NARWASTU agar bisa mendapat masukan guna memajukan FORJUBA. “Selain pimpinan media yang dipimpin orang Batak, kami pun akan mendatangi sejumlah tokoh Batak, baik yang berlatar belakang tokoh masyarakat, pengusaha, kepala daerah, advokat senior, anggota dewan dan tokoh pers untuk meminta masukan. Masukan itu bagi kami penting saat FORJUBA ini hadir di tengah masyarakat,” ujar pria yang juga Ketua Umum Keluarga Besar Parsadaan Pasaribu dan Boruna Se-Jabodetabek ini.

Hotman, Rifal dan Amrin pun mengatakan, pengurus FORJUBA sangat bijak jika meminta masukan dan motivasi dari figur pemimpin media yang kiprahnya teruji dan pernah ikut di dalam mendirikan organisasi profesi pers. Sebagai tuan rumah Jonro menyambut gembira kehadiran keempat pengurus FORJUBA ini. Menurutnya, FORJUBA ini punya peran penting dalam masyarakat, terutama di kalangan etnis Batak, karena bisa menghimpun wartawan-wartawan yang notabene profesi mulia dan berpengaruh. “Kalau wartawan dari berbagai media bisa berkumpul, itu luar biasa,” cetus lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta dan peraih award sebagai “Jurnalis Muda Motivator 2009 Pilihan Majelis Pers Indonesia” ini.

Pengurus FORJUBA hadir dengan semangat kebersamaan.

“Ini sejarah, dan belum pernah ada organisasi seperti ini di Jakarta dan sekitarnya. FORJUBA mesti kita dukung dan doakan, karena semangat juang pengurusnya tinggi dan tujuannya mulia,” kata Jonro Munthe, yang juga salah satu pendiri PERWAMKI (Perhimpunan Wartawan Media Kristiani Indonesia) dan alumni Lembaga Pendidikan Pers Doktor Soetomo (LPPDS) Jakarta. Dan Jamida dan kawan-kawan merasa semangat dengan dukungan pimpinan Majalah NARWASTU ini. Mereka pun banyak berbicara tentang banyak hal sembari menikmati kue-kue basah, kacang kulit, keripik singkong dan menyeduh kopi. YT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here