Pengacara dan Mantan Staf Khusus Bidang Hukum Gubernur DKI Jakarta di Era BTP Bertandang ke Kantor Majalah NARWASTU

19
Kamillus Elu, S.H. saat bertandang ke kantor Majalah NARWASTU dan diterima Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos

Narwastu.id – Pada Kamis siang, 23 Juli 2020 lalu kantor Majalah NARWASTU kembali dikunjungi salah seorang sahabat NARWASTU yang sehari-harinya berprofesi jadi pengacara/advokat.  Kamillus Elu, S.H. pernah dipercaya sebagai Tenaga Ahli Komisi II DPR-RI bersama Ahok (Basuki Tjahaya Purnama/BTP) pada 2009-2012. Kemudian saat Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta pada 2014-2017, Kamillus Elu yang asal Nusa Tenggara Timur (NTT) pun dipercaya sebagai Staf Khusus Bidang Hukum dan Pengaduan Masyarakat. Sudah beberapa kali Kamillus berkunjung ke kantor NARWASTU sekadar bertukar pikiran, dan ia pun termasuk dalam “21 Tokoh Kristiani 2019 Pilihan Majalah NARWASTU.” Kamillus diterima Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos. Mereka bertukar pikiran seputar hukum, keadaan negeri yang kini dilanda Covid-19 dan tentang aktivitas saat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) diberlakukan pemerintah.

Dan ternyata karena wabah corona ini Kamillus Elu pun dua bulan tak bisa keluar rumah beraktivitas. “Kita bersyukur masih sehat dan disertai Tuhan. Baru pada 19 Mei 2020 saya beraktivitas lagi meskipun terbatas. Dan itu mesti memperhatikan protokol kesehatan, pakai masker, rajin cuci tangan, selalu mengantongi hand sanitizer dan kalau masuk rumah harus bersih-bersih dulu mandi. Dan kita mesti konsumsi makanan dan minuman bergizi serta bervitamin agar imun tubuh sehat dan selalu berdoa bersama keluarga supaya kita terus dilindungi Tuhan dari wabah virus ini,” ujar penganut Katolik dan mantan Caleg DPR-RI dari Partai NasDem ini.

Menurut Kamillus yang merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Atmadjaya Yogyakarta ini, wabah Covid-19 ini sesungguhnya semakin memaksa kita supaya semakin dekat kepada Tuhan dan semakin disiplin menjaga kesehatan. “Mana pernah kita bayangkan bahwa tahun 2020 ini menjadi tahun yang membuat kita semua panik karena ada virus corona, yang wujudnya tak terlihat. Namun yang memprihatinkan, masyarakat kita amat religius namun sering tidak disiplin pada protokol kesehatan yang dibuat pemerintah. Kita berdoa dan berharap agar wabah ini segera berlalu dari bumi ini,” ujar penasihat hukum di sejumlah perusahaan dan aktif di organisasi kemasyarakatan Katolik, Vox Point Indonesia yang dipimpin Yohanes Handoyo Budhisedjati, S.H. itu. KL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here