
Narwastu.id – Demo mahasiswa yang mengusung tema “Indonesia Gelap” pada Senin, 17 Februari 2025, plus munculnya tagar #Kaburajadulu menjadi topik perbincangan Ruvalino Astian dan Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos di podcast pada Rabu, 19 Februari 2025. Ruvalino sebagai host yang juga staf Majalah NARWASTU di awal podcast menerangkan, perlu pula menyimak pemikiran dan komentar Bang Jonro, yang pernah menjadi mahasiswa tentang aksi demo yang terjadi sekarang di berbagai kota di Tanah Air itu.

Menurut Jonro, aksi demo itu sebuah ekspresi mahasiswa dan wujud cintanya terhadap negerinya sendiri. “Apalagi mengeluarkan pendapat, kan, dijamin di Pasal 28 UUD 1945. Jadi demo itu patut kita apresiasi, dan pemerintah pun mesti bijak menyikapi aksi demo kaum intelektual muda itu. Mereka sekarang mahasiswa, dan esok bakal jadi pemimpin. Jadi mesti ikut berjuang juga untuk Indonesia tercinta ini,” ujar Jonro Munthe, yang merupakan lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta, yang semasa mahasiswa kerap mengkritisi penguasa lewat tulisan-tulisan di media massa dan buletin kampus.
Hanya saja, Jonro menegaskan, asal jangan mahasiswa itu disusupi “penumpang gelap” yang punya kepentingan sendiri, jadi sah-sah saja berdemo. “Dan yang perlu diperhatikan saat berdemo, tetap perhatikan etika berdemokrasi. Jangan bersikap anarkis, melanggar hukum dan melanggar HAM. Jangan pula memainkan isu SARA (Suku, agama, ras dan antargolongan) saat demo. Demolah dengan santun dan elegan demi kepentingan rakyat, bukan kepentingan elite politik, serta utamakan persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar alumni Lembaga Pendidikan Pers Doktor Soetomo (LPPDS) Jakarta ini.
“Saat adik-adik mahasiswa demo dan memanfaatkan media sosial, perhatikan juga agar jangan umbar ujaran kebencian pada pemerintah. Tapi sampaikan demi Indonesia yang baik, damai dan sejahtera. Hanya saja, saya lebih cenderung memilih tema demo ‘Indonesia Terang’ daripada ‘Indonesia Gelap.’ Mahasiswa mesti menggaungkan optimisme pada publik, bukan pesimisme. Jadi selain demo, jangan lupa pula berdoa supaya Indonesia terang, diberkati Tuhan dan makin sejahtera di era Prabowo-Gibran,” pungkas peraih award sebagai “Jurnalis Muda Motivator 2009 Pilihan Majelis Pers Indonesia (MPI)” itu. SH

























