Kepala Pusat Kajian Strategi TNI (2008-2012) Terbitkan Buku Seputar Pancasila

20
Brigjen TNI (Purn.) Junias Marvel Tobing, M.Sc (Pakai batik) saat berkunjung ke kantor Majalah NARWASTU, dan diterima Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos dan tim.

Narwastu.id – Pada Rabu siang, 24 November 2021 lalu, kantor Majalah NARWASTU mendapat kehormatan dikunjungi seorang tokoh nasionalis, pakar terorisme, pencetus BNPT dan Kepala Pusat Kajian Strategi TNI (2008-2012), Brigjen TNI (Purn.) Junias Marvel Tobing, M.Sc. Kunjungannya diterima Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos dan tim. Junias Tobing juga membawa buku terbarunya berjudul “Pancasila Satu-satunya Ideologi Bangsa.”  Pada 28 Oktober 2021 bukunya itu sudah diluncurkan di sebuah restoran di Kota Tangerang, Banten, dan dihadiri sejumlah tokoh nasional, seperti Letjen TNI (Purn.) Hotmangaraja Panjaitan (Mantan Sekjen Menko Polhukam RI). Hadir juga saat itu sejumlah pemuka masyarakat, cendekiawan, wartawan, tokoh gereja dan tokoh lintas agama.

Pria Batak yang pernah menjadi lulusan terbaik di Kostrad serta pernah pula lulusan terbaik di LEMHANNAS ini, juga pernah mengikuti pendidikan militer di Amerika Serikat, Inggris, Jepang dan Jerman. Pada akhir 2016 lalu ia termasuk dalam “21 Tokoh Kristiani 2016 Pilihan NARWASTU.” Hampir dua jam ia bertukar pikiran dengan tim NARWASTU sembari menyeruput kopi dan menikmati roti. “Saya masih menyiapkan buku saya yang kedua,” pungkas pria yang dikenal Pancasilais, cerdas dan vokal ini.  Buku “Pancasila Satu-satunya Ideologi Bangsa Indonesia” ini sejak tahun 2019 lalu sudah disampaikan Junias Tobing merupakan buah pemikiran dan refleksinya atas situasi bangsa dan negara saat ini.

Menurut pakar strategi pertahanan dan keamanan ini, munculnya bahaya terorisme, radikalisme dan intoleran, yang sering memunculkan korban jiwa di negeri ini tak lepas dari minimnya pemahaman sejumlah anak bangsa tentang makna atau nilai-nilai Pancasila. Buku yang dibuat dengan lima bab dan tebal 391 halaman ini, dimaksudkan untuk mengajak semua anak bangsa supaya semakin memahami dan menghayati nilai-nilai Pancasila di era globalisasi ini.

Disampaikan Junias Tobing, penulisan buku “Pancasila Satu-satunya Ideologi Bangsa Indonesia” ini adalah untuk memberikan sumbangan pemikiran guna menumbuhkembangkan semangat wawasan kebangsaan kepada seluruh anak bangsa. Juga untuk mempertahankan keutuhan dan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta utuhnya jati diri bangsa Indonesia yang Pancasilais sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945.

Tentunya buku ini diharapkan pula untuk memberikan jawaban terhadap solusi penyelesaian permasalahan kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan bernegara. “Dengan demikian seluruh anak bangsa dapat lebih fokus kepada tugas yang diamanatkan Pembukaan UUD 1945 dalam rangka mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur sebagai impian anak bangsa,” tulis Ketua Dewan Penasihat Organisasi Setya Kita Pancasila dan anggota Tim Perumus Pengkajian Strategi Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni LEMHANNAS periode 2010-2015 dan 2015-2020 ini. KJ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here