Ibadah Hari Persekutuan Perempuan Gereja Asia 2020

83
Suasana ibadah di HKI Cililitan, Jakarta Timur.

Narwastu.id – Komisi Perempuan PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) Wilayah DKI Jakarta menggelar ibadah Hari Persekutuan Perempuan Gereja Asia (HPPGA) 2020 yang mengusung tema “Menerobos Tembok, Menutup Jurang Pemisah dan Maju dalam Solidaritas,” di Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) Cililitan, Jakarta Timur, pada Rabu, 18 November 2020 lalu.

Meski dilaksanakan secara tatap muka, ibadah tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat, seperti dibatasi hanya 50 orang, jaga jarak, menggunakan masker, dan disediakan hand sanitizer. Selain itu, untuk peserta lain serta puji-pujian dilaksanakan secara live streaming.

Pdt. Ali Sadikin Siregar dalam khotbahnya menegaskan, saat ini begitu banyak tembok pemisah, baik berdasarkan gender, status sosial, bahkan agama, yang semakin mencuat belakangan. Banyak tembok pemisah ini akan semakin memunculkan konflik.“Dalam budaya juga ada, budaya patriarki, di mana pria dianggap berkuasa, diutamakan dan sebagainya. Ini sebenarnya tidak sesuai dengan Firman Allah, karena perempuan dan pria diciptakan sepadan dan segambar dengan Allah,” jelasnya. Dia mengajak kaum perempuan, juga gereja, untuk saling mendukung, dan bersama-sama menerobos semua tembok, perlu usaha untuk mengubah paradigma berpikir masyarakat. Dan, apa yang diperjuangkan ini tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan juga untuk generasi mendatang. Sementara itu, Ketua Komisi Perempuan PGIW DKI Jakarta, Norry Mangindaan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena meski di tengah pandemi Covid-19 acara perayaan tetap berjalan karena dukungan dari gereja dan anggota komisi perempuan.

“Meski tidak semua bisa ikut acara ini secara langsung, namun hal ini menunjukkan bahwa perempuan Indonesia telah ikut dan berkontribusi melalui pengumpulan mata uang terkecil (Permut) untuk perempuan di negara-negara miskin serta anak-anak korban bencana,” katanya. Menurutnya, melalui tema yang diusung dalam HPPGA 2020, kaum perempuan diingatkan tetap berjuang bagi keadilan bagi sesama perempuan Asia. Dan komitmen untuk memperbaharui diri demi pelayanan serta menerobos tembok-tembok. HT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here