PDS itu Bukan Parpol Baru dan Kehadirannya Masih Dibutuhkan

252
Pdt. Dr. dr. Ruyandi Hutasoit, Sp.U, M.A. saat hadir di kantor Majalah NARWASTU.

Narwastu.id – Ketika berkunjung ke kantor Majalah NARWASTU pada Kamis sore, 16 Juli 2020 kemarin, tokoh senior “Partai Salib” atau Partai Damai Sejahtera (PDS) Pdt. Dr. dr. Ruyandi Hutasout, Sp.U, M.A. tak bisa menahan diri untuk tidak bicara seputar politik. Ketua Dewan Pembina PDS dan dua periode dipercaya sebagai Ketua Umum PDS ini mengatakan, dulu saat ada PDS di DPR-RI Senayan, persoalan umat Kristen yang diganggu saat beribadah selalu disuarakan. Sedangkan sekarang partai-partai nasionalis kurang bersuara lantang tentang persoalan umat Kristen di Gedung Senayan. Padahal, kata tokoh nasionalis ini, umat Kristen pun bagian dari bangsa ini dan ikut mendirikan negeri ini. Sejak Pemilu 2014 lalu, PDS memang tak bisa lagi ikut berlaga di pemilu, karena tak lolos verifikasi KPU. Namun, kata Ruyandi, kader-kader PDS di daerah seperti di kawasan Indonesia Timur masih mengharapkan kehadiran PDS untuk ikut berjuang lagi di panggung politik nasional.

Pdt. Dr. dr. Ruyandi Hutasoit, Sp.U, M.A. memegang Majalah NARWASTU bersama Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos

“PDS itu bukan partai baru, dan sekarang masih ada banyak kader kami yang setia di daerah. Dan mereka masih sering berkomunikasi dengan saya dan menanyakan soal PDS. Dan mereka memang harus disemangati agar bisa bergerak lagi untuk berpolitik. Termasuk Majalah NARWASTU yang selama ini setia mempublikasikan partai-partai Kristen perlu juga menyemangati kader-kader kita supaya semangat berpolitik,” ucap peraih penghargaan dari Presiden RI sebagai “Tokoh Nasional Antinarkoba 2001” dan figur yang termasuk dalam “20 Tokoh Kristiani 2007 Pilihan Majalah NARWASTU” ini. Meskipun saat ini Pdt. Ruyandi Hutasoit sibuk sebagai dokter, memimpin Sinode Gereja Kristen Bersinar, memimpin Yayasan Doulos dan sering berbicara tentang kesehatan dan bahaya narkoba di berbagai seminar, ia tetap mencermati perkembangan politik Indonesia saat ini. Menurutnya, orang-orang Kristen yang ada di DPR kurang gigih berjuang untuk kepentingan umat Kristiani, seperti kader-kader PDS yang dulu pernah punya fraksi sendiri di DPR-RI pada 2004-2009 lalu. Dan menurutnya, salah satu kader terbaik PDS di DPR-RI adalah Constant M. Ponggawa, S.H., L.LM, yang juga seorang pengacara senior dan pernah menjadi Ketua Fraksi PDS di DPR-RI. HK

1 COMMENT

  1. Perlu dipertahankan PDS, dan para pemimpin di daerah adalah setara dengan WAKIL ketua umum PUSAT, ” yang mereka berani menyatakan hal benar dipercaya di daerahnya ”
    Demikian himbauan kecil dan masing-masing daerah dan individu reactive ” motto Ternyata Rakyatnya Dapat Dipercaya ” dari mulai para Pejabat hingga rakyat pendukungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here