Kesehatian Pengurus FORKOM NARWASTU

* Oleh: Dr. Tema Adiputra Harefa, M.A.

22

Narwastu.id – Langsung saya awali tulisan ini dengan firman Tuhan dari Filipi 1:6 (TB),  “Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.” Nah, ayat  yang sangat memotivasi untuk melayani ini disampaikan oleh Pembina/Penasihat FORKOM NARWASTU (Forum Komunikasi Tokoh-tokoh Kristiani Pilihan Majalah NARWASTU/FN) Pdt. DR. Nus Reimas kepada kami pengurus FN belum lama ini, di suatu tempat, di kawasan Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, pada saat jumpa darat sambil makan siang, dan berkelanjutan sampai sore hari. Suguhan firman Tuhan tadi sangat menyentuh hati kami untuk terus bersemangat sebagai pengurus FN.

Kalau kami  sebagai pengurus FN itu artinya ada ketua, sekretaris, bendahara, dan anggota pengurus. Tentu saja Bung Jonro I. Munthe sebagai Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Majalah NARWASTU selalu hadir dan berperan juga. Majalah NARWASTU dan FN tidak bisa dipisahkan. Saling mendukung. Judul tulisan saya ini, ada titik tekannya yakni: kesehatian. Akan panjang kisah nyatanya. Tapi saya ambil momentum terdekat saja, yakni kegiatan pada Jumat, 28 Mei 2021, saat Ibadah Syukur HUT ke-5 & Diskusi Panel (FGD) FORKOM NARWASTU via Zoom dan offline. Kita ketahui acara yang digelar di aula Restoran Munik, Matraman, Jakarta Timur, itu berjalan lancar dan sukses. Puji Tuhan, penuh ucapan syukur. Iya, saya tidak akan membahas isi acara tersebut lagi, tetapi akan saya ungkap bagaimana kami, pengurus mewujudkannya.

Acara tersebut adalah yang pertama kami laksanakan di masa pandemi Covid-19. Setelah “terkungkung” selama setahun, maka kami rapat dan bertekad untuk muncul di area “new normal” ini. Kami tidak mau terlalu lama ketinggalan kereta. Maka, dengan semangat luar biasa, sempat kami bertekad untuk melaksanakan acara tersebut hanya dalam kesempatan waktu seminggu ke depan. Padahal kami belum banyak pengalaman melakukan yang terkait virtual. Beruntunglah, ada solusi. Kami gandenglah radio RPK FM 96,30 Jakarta, untuk menangani masalah siaran live via Zoom Meeting. Dan atas evaluasi “mengukur kemampuan diri” dan tentu juga ada dinamika sedikit, maka kami putuskan pelaksanaan acara tersebut diundur satu minggu sehingga jadilah yang hari Jumat, 28 Mei 2021 tersebut. Di sini, kesehatian para pengurus FN, benar-benar telah terbukti penuh kasih.

Lanjut lagi, seminggu setelah acara sangat penting tersebut usai, kami pengurus kembali bertemu/rapat lagi di sebuah restoran di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Selain mengevaluasi acara tanggal 28 Mei 2021 lalu itu, ada banyak hal yang kami bicarakan, termasuk bagaimana ke depannya pengurus FN ini yang tidak terasa sudah berjalan 5 tahun. Muncullah berbagai usulan untuk mengadakan rapat terbatas dengan beberapa pendiri FN. Dan dalam rapat ini kami sepakati tanggal dan hari bertemunya: Sabtu 12 Juni 2021 di kawasan Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur. Iya, memang ada suasana kekeluargaan yang sangat kuat di antara kami pengurus FN, untuk menciptakan kesepakatan. Misalnya, saat diputuskan akan diadakan acara diskusi panel (FGD), maka kami sudah otomatis tahu apa yang dikerjakan seperti biasanya. Tidak pakai birokrasi yang rumit. Mengalir dengan penuh tanggung jawab dan semangat. Inilah juga yang disebut dengan kesehatian.

Nah, akhirnya tibalah momentum yang sangat bersejarah untuk kedua kalinya. Lho? Momentum pertamanya, apa? Jawabannya: Momentum pertama adalah tanggal 5 April 2016, saat FN lahir sekaligus dibentuklah pengurus mininya. Pdt. DR. Nus Reimas saat itu menyebutkan nama-nama dari beberapa tokoh Kristiani pilihan Majalah NARWASTU untuk diminta kesediaannya sebagai pengurus. Kamilah, yang dimaksud itu. Nah, pada pertemuan kali ini, Sabtu, 12 Juni 2021 setelah usai makan siang bersama, Pdt. Nus Reimas mengungkapkan isi hatinya. Sekaligus juga memberi evaluasi terhadap pengurus FN ini. Ayat firman Tuhan di atas pada akhirnya dia ungkapkan untuk memotivasi kami bersedia kembali menjadi pengurus FN. Filipi 1:6 (TB), “…Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya…”

Bagaimana respons kami? Siraman rohani dari pemuka gereja aras nasional yang terkenal dan banyak jabatan kelembagaan Kristiani serta tetap rendah hati ini, telah membuat kami dengan taat dan bersedia kembali jadi pengurus. Maka, di ujung pertemuan tersebut, Pdt. DR. Nus Reimas mendoakan dan meneguhkan hati kami sebagai pengurus FN: Prof. Marten Napang (Ketua), Sterra Pietersz (Sekretaris), Jhon SE Panggabean (Bendahara), Pdt. Tema Adiputra Harefa (Anggota), dan Albert Siagian (Anggota). Dan tentu juga Jonro Munthe sebagai pemimpin Majalah NARWASTU, turut didoakan sebagai pendamping di FN. Hanya karena kesehatianlah kami tergerak mengemban tugas ini kembali. Terpujilah Tuhan.

* Penulis adalah akademisi, penyiar senior di radio, rohaniwan dan anggota pengurus FORKOM NARWASTU.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here