Narwastu. id – Serikat Pekerja Dosen dan Karyawan (SPDK) di Universitas Mpu Tantular, Jakarta, pada Rabu, 18 Juni 2025 mengadakan ibadah penghiburan atas meninggalnya Pembina Universitas Mpu Tantular (UMT), Prof. DR. Kanjeng Raden Hario Tumenggung (KRHT) Tarnama Sinambela Kusumonagoro. Ibadah penghiburan ini diadakan di Kampus Universitas Mpu Tantular, yang juga didirikan oleh almarhum yang dikenal tokoh masyarakat, pengusaha pendiri Sumber Batu Group dan pendiri Yayasan Budi Murni. Sekadar tahu, Serikat Pekerja Dosen dan Karyawan (SPDK) diketuai oleh Charles Pardede S.H., M.H. Dan Sekretaris Umum SPDK Serepina Tiur Maida , S.Sos., M.Pd., M.I.Kom, salah satu dosen Fikom di UMT membawa acara di kebaktian penghiburan.

Ibadah diawali dengan menaikkan pujian dari Kidung Jemaat berjudul “Tenanglah Kini Hatiku” dan diakhiri lagu “Saya Mau Ikut Yesus.” Ikut memberi ucapan belasungkawa di ibadah, staf Siti Silaen, M.M., dosen Appe Hutauruk dan Morhan Sirait, M.T. Hadir pula Pembina SPDK Ir. Rodeyar Pasaribu, M.Si serta sejumlah staf dan dosen dari lintas fakultas UMT. Terlihat lelah dan haru Budi P. Sinambela (Ketua Yayasan Budi Murni Jakarta) putra almarhum, menyimak semua kata-kata penghiburan dari dosen dan stafnya yang memberi semangat dan kekuatan kepada keluarga besar Sinambela dan keluarga besar Sitorus.

Di balik senyum ketegaran dan anggukannya, Budi sangat butuh dukungan dan semangat. Pundaknya saat ini mengemban banyak amanah ayahandanya terkasih, dengan penuh pengharapan kekuatan dari Tuhan Yesus yang Maha Kasih.

Serepina menyampaikan, dosen dan karyawan akan selalu mendukung yayasan dalam menjalankan amanah almarhum Prof. Tarnama Sinambela untuk tetap mengibarkan bendera Kampus UMT dengan semangat kekompakan dan sinergi bersama. Perlu diketahui, almarhum Prof. Tarnama Sinambela semasa hidupnya dikenal pengusaha tangguh, pejuang pendidikan dan tokoh masyarakat yang peduli pada persoalan bangsanya, serta peduli melestarikan budaya Batak. TMS


























