Pesta Bona Taon Parsahutaon Dos Ni Roha (PDR) Rawalumbu

378
Komunitas etnis Batak yang tergabung di Parsahutaon Dos Ni Roha Blok 2, 4 dan 6 Rawalumbu, Kota Bekasi, selalu kompak dan rukun serta damai.

Narwastu.id – Pesta bona taon 2025 Parsahutaon Dos Ni Roha Blok 2, 4 dan 6 Rawalumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang digelar pada Minggu, 23 Februari 2025 di Aula Tajimalela Bekasi disambut dengan penuh sukacita oleh seluruh anggotanya. Tema yang diangkat di acara ini “Mari Melangkah di Tahun 2025 dengan Tangguh, Tahan Uji, Tekun dan Berbuah (Yakobus 1:2-4).” Parsahutaon merupakan wadah pertemuan yang diadakan secara rutin oleh masyarakat Batak, sementara arti dari Dos Ni Roha berarti hati yang bersatu atau persatuan jiwa. Perkumpulan ini setiap tahun menyelenggarakan acara kebersamaan sebagai ucapan syukur. Kekompakan dari seluruh anggota membuat suasana rangkaian acara berjalan dengan sukacita.

Dari pantauan media ini, kekompakan dan keharmonisan komunitas Parsahutaon PDR Blok 2, 4 dan 6  terlihat suasana kebahagiaan, dan kasih itu melebihi segalanya. Karena saat mereka berada dengan orang-orang yang dikasihi, maka akan muncul kebersamaan yang tulus sesuai dengan motto 3M dari Parsahutaon Dos Ni Roha, yaitu marsihaholongan, Marsiurupan dan Marsitangiangan (Saling mengasihi, saling menolong dan saling mendoakan). Diawali bincang santai U. Banjarnahor/Boru Tambunan pada bulan Oktober 2024 bersama pengurus lainnya, akhirnya kerinduan untuk kembali menyelenggarakan pesta bona taon terwujud dengan terbentuk kepanitiaan pada 12 Desember 2024.

Suasana acara ibadah atau pesta bona taon Parsahutaon Dos Ni Roha Blok 2, 4 dan 6 Rawalumbu, Kota Bekasi.

Manuhar Naibaho/Boru Sinaga (Ketua Punguan PDR Blok 2 , 4 dan 6), dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada  semua yang hadir. Terlebih kepada panitia yang sudah memberikan kontribusi luar biasa, terutama dalam hal waktu dan pikiran. Juga ucapan terima kasih kepada para donatur yang peduli dengan acara ini, yang mottonya dari kita, untuk kita dan oleh kita demi meriahnya acara bona taon 2025 ini.

Rudy L. Banjarnahor/Boru Rajagukguk (Ketua Panitia) mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan anggota, karena kebaikan Tuhanlah maka pesta bona taon 2025 dapat dilaksanakan. Dan ini karena ada sinergi bersama semua anggota, dan ucapan syukur tahun ini dapat dilaksanakan sesuai harapan semua anggota. Selain para penasihat yang setia mendukung kegiatan PDR, turut hadir mewakili tamu undangan dari Punguan PDR Blok Ganjil, yaitu SPL Tobing. Acara ibadah dipimpin oleh St. STR Butarbutar. Dilanjutkan dengan renungan firman Tuhan oleh Pdt. Ipung Purnamahadi, M.Th. Lalu sesi unjuk talenta dikemas oleh Ny. Sinaga boru Doloksaribu (Ompu Ruth-Kaira) dan CSt. Frans L. Siburian.

Dalam renungan firman Tuhan diuraikan bahwa ada proses pengudusan dalam kehidupan rohani, yang terdiri dari tiga tahapan: ( 1) Taat (Mendengar dan melakukan), mendengarkan ajaran dan perintah Tuhan, kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. (2) Tekun (Memiliki iman dan hikmat), seseorang harus bersikap sabar dan tekun dalam perjalanan rohani. Ini memerlukan iman yang kuat dan hikmat untuk menghadapi berbagai tantangan serta cobaan hidup. (3) Berbuah (Mengalami ujian kehidupan dan meraih sukacita). Tahap akhir adalah menghasilkan buah atau dampak positif dalam kehidupan. Di setiap tingkat kehidupan seseorang pasti akan diuji melalui suka dan duka.

Mari kita sebagai orang Kristen memenuhi panggilan untuk melepaskan keinginan egois, bersedia menanggung penderitaan (simbol dari salib) dan mengikuti teladan Kristus dalam setiap aspek kehidupan. Ini merupakan inti dari transformasi batin yang mengarah pada kehidupan yang semakin mendekat kepada Tuhan dan mencerminkan kasih serta kebenaranNya.

Di acara unjuk talenta menampilkan hiburan tortor dari kelompok Sie Lansia, dan kelompok anak-anak dan remaja. Spontanitas ada hiburan lagu-lagu dari setiap Blok Parsahutaon. Dan ada unjuk talenta dari Ferdi F. Marpaung, Trio PDR (F.F. Marpaung, T.H. Marpaung dan M. Simanjuntak), vokal grup senior PDR, Ellena Manurung dan Cello Manurung. Pada sesi acara ini diselingi dengan pembagian door prize sebagai kenang-kenangan selain souvenir bona taon.

Semua yang hadir terlihat bersukacita dan menikmati berkat Tuhan yang Maha Kasih. STH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here