Basuki Tjahaya Purnama Sembuh dari Covid-19 dan Rasakan Damai Sejahtera Allah

38
Ir. Basuki Tjahaya Purnama, M.M. (Ahok) bersama keluarga tercinta.

Narwastu.id – Pada awal Juli 2021 lalu, Sahabat Doa yang dipimpin Pdt. Fu Kwet Khiong dari Sahabat Doa menggelar acara Zoom dengan menampilkan kesaksian tokoh “pembuat berita” dan mantan Gubernur DKI Jakarta serta kini Komisaris Utama Pertamina, Ir. Basuki Tjahaya Purnama, M.M. atau Ahok. Acara menarik ini mengusung tema damai sejahtera Allah. Dalam acara daring ini, Ahok bersaksi tentang pengalaman keluarganya yang sembuh dari virus Covid-19, dan ia sempat dirawatinap bersama istrinya, ibunya dan istrinya karena pernah juga terpapar virus corona pada Maret 2021 lalu. Ketika mengawali kesaksiannya, Ahok menerangkan, awalnya setelah ia pulang dari Solo dan istri serta mertuanya pulang dari Bandung, ia merasakan ada kelainan dalam kerongkongannya dan tubuhnya demam. Ketika itu, ia merasakan ada sesuatu yang aneh di dalam tubuhnya, apalagi wabah corona pun masih merajalalela di DKI Jakarta dan negeri ini. Kemudian ia menjalani tes swap antigen. Dan benar saja, ia dinyatakan positif Covid-19. Pikirannya pun sempat cemas dan khawatir, karena istrinya yang sedang hamil terkena virus, juga ibu dan mertuanya.

Menurut Ahok, kala itu ia berupaya mencoba tenang, karena kalau ia stres dan berpikir macam-macam maka imun tubuhnya akan lemah, dan ini amat berbahaya bagi dirinya. Terlebih banyak pasien yang mati karena keganasan virus asal kota Wuhan, Cina ini. Akhirnya, Ahok memutuskan agar ia dan keluarganya dirawat di rumah sakit supaya segera sembuh. Meski demikian di dalam hatinya ia amat cemas saat melihat usia ibu dan mertuanya lansia, juga istrinya yang sedang hamil. Hanya saja belajar dari pengalamannya saat ia ditahan di Mako Brimob, Depok, tahun 2018 lalu ia kemudian menenteramkan hati, jiwa dan pikirannya agar berserah kepada Tuhan. Sebab ia meyakini bahwa damai sejahtera dari Allah Bapa itu melampaui segala akal. Dan itu akan menyertai orang yang tekun berdoa dan berserah kepada Tuhan.

Ahok menerangkan, kalau pikiran kita tidak dikuasai maka kita pasti berpikir negatif, misalnya, berpikir akan mati karena corona, lalu apa kata orang tentang sakitnya itu. Dan bisa saja virus corona yang dialaminya itu akan membuat musuh-musuh politiknya senang dengan keadaannya itu. Tapi dalam situasi itu ia berpikir positif dan mendapat kekuatan dari Tuhan, bahwa dengan sakitnya tersebut ia sesungguhnya ditegur Tuhan agar menjaga kesehatan dan bisa berdoa bareng dengan ibunya saat dirawat di rumah sakit.

Kemudian setelah melalui proses pengobatan di rumah sakit, Ahok dan keluarganya sembuh. Dan ini membuat dia semakin disiplin menjaga kesehatan dan semakin patuh mentaati protokol kesehatan. Ia pun bersyukur melalui sakit itu ibunya semakin rajin berolahraga jalan kaki, dan waktunya semakin diberikannya untuk kian dekat bersekutu pada Tuhan bersama keluarganya. Dalam acara yang diawali dan ditutup dengan doa itu, Ahok juga memaparkan aksi atau pelayanan kemanusiaan yang dilakukan Pertamina untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi wabah corona ini.

Dan Ahok berpesan kalau ada yang terkena virus corona agar senantiasa menjaga hati dan pikiran agar tetap tenang. Katanya lagi, pasien Covid-19 mesti berdoa agar damai sejahtera dari Allah Bapa menguasai kita, sehingga imun kita tetap kuat di dalam menghadapi penyakit ganas tersebut. Selama ini Ahok dikenal seorang Kristen yang taat dan iman yang teguh. Ia menyebut saat dulu ia divonis masuk penjara dan kala ia bercerai dengan Veronica Tan, ia merasa mendapat damai sejahtera dari Allah. Dan damai sejahtera itu diyakininya anugerah Tuhan yang membuat kita bisa tenang menghadapi situasi sulit atau keadaan bahaya. KJ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here