Rencana Tuhan Tak Pernah Salah

* Oleh: Drs. Rio Ririhena

44

Narwastu.id – Belum lama ini dalam suatu urusan keluarga saya bertemu seorang teman di Bandung yang menceritakan bagaimana di awal Maret 2020 lalu ia tiba-tiba merasakan sakit yang luar biasa di bagian perutnya. Rasa sakit yang menurutnya belum pernah selama hidup ia rasakan. Setelah dibawa ke salah satu rumah sakit di Bandung, dokter mengharuskan teman tersebut dirawat inap. Tiga hari dirawat inap, rasa sakit tersebut sama sekali tidak berkurang walau sudah diinfus, membuat ia tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Menurut kesaksiannya, dalam tiga tahun terakhir ini ia selalu melewati 2-3 jam di setiap harinya dengan pujian dan penyembahan. Namun rasa sakit di hari pertama di rumah dan tiga hari pertama di rumah sakit membuat teman saya meninggalkan kebiasaan tersebut. Bahkan, hari-hari itu justru berganti dengan hari-hari yang penuh keluhan dan pertanyaan, kenapa Tuhan memberikan rasa sakit tersebut sehingga ia sampai harus dirawatinap.

Di malam ketiga di rumah sakit itulah kemudian Tuhan mengingatkan dia lewat Roma 8:28. Firman Tuhan ini mengingatkan dan meyakinkannya bahwa tidak ada yang salah dengan apa yang ia alami saat itu. Ia kemudian mengambil headset untuk mendengar puji-pujian dan mulai kembali menyembah Tuhan. Dahsyatnya, malam itu ia tidur dengan nyenyak hingga pagi hari, bahkan rasa sakit yang luar biasa sebelumnya itu hilang lenyap tak dirasakan lagi olehnya.

Belum cukup sampai di situ. Setelah keluar dari rumah sakit, teman saya dihubungi oleh seorang teman gerejanya yang menanyakan kabar karena dia mendengar gereja teman saya menjadi cluster Covid-19 baru dengan pasien terbanyak di Jawa Barat saat itu. Dan setelah itu terdengar berita ada beberapa jemaat yang meninggal, bahkan termasuk sang gembala sidang. Mendengar semua itu, teman saya tak henti-hentinya memuji Tuhan dan bersyukur. Sejak kecil dia merasa tidak pernah alpa ke gereja. Saat tidak dapat hadir di gereja karena Tuhan izinkan harus dirawat di rumah sakit, ia terselamatkan dari bahaya penularan virus Covid-19. Semakin percayalah ia akan ayat Firman Tuhan yang ia baca saat masih berada di rumah sakit, “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”

Mari kita belajar untuk menerima segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita dengan ucapan syukur dan tidak cepat-cepat mengeluh atau bahkan menyalahkan Tuhan. Allah kita adalah yang yang tidak pernah berhutang kepada anak-anakNya yang setia dan mengasihiNya. Segala rencanaNya pasti baik dan indah untuk kita semua. RencanaNya tak pernah salah.

 

* Penulis adalah lulusan Fakultas Komunikasi IISIP Jakarta, kolomnis Majalah NARWASTU dan pemerhati masalah gereja dan masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here